Having Fun at Gymboree

20130630_095337

Weekend itu memang paling seru ngajak anak jalan-jalan atau bermain. Minggu lalu, kebetulan Mahira dapet kesempatan untuk trial class di Gymboree. Ceritanya ada Sharing Session tentang Parenting yang diadakan oleh @GreatEastern_ID yang bekerja sama dengan Gymboree Kemang. Emaknya ikutan sesi, anaknya hore-hore main di playgroundnya Gymboree. Lumayan banget lah dapet maen selama 2 jam hahaha..

Para orang tua duduk anteng di ruang session sambil dengerin sharing dari Bu Linda, owner dari Gymboree Indonesia . Jadi ceritanya, Gymboree ini sudah ada selama hampir 17 tahun di Indonesia, dan merupakan franchise dari America. Oh, pantesan aja bahasa pengantarnya di sini adalah Bahasa Inggris. Semua lagu-lagu yang diajarkan dan dinyanyikan di sini pun berbahasa Inggris.

Gymboree ini ternyata punya kelas dari anak yang berumur 0-5 tahun. Hah? Bayi pun ada kelasnya? Iya, tapi ya bukan yang disuruh belajar baca sama nyanyi gitu lah. Jadi di sini sebetulnya juga mengajarkan orang tuanya, bagaimana caranya membentuk hubungan baik dengan anaknya sejak kecil. Bagaimana memberikan stimulasi yang baik pada babynya hingga nanti bisa tumbuh besar dengan karakter yang kuat. Di kelas untuk Toddler pun demikian. Pendidikan di sini fokus untuk membangun karakter anak sejak kecil. Mereka diharapkan bisa mandiri, berani mengungkapkan dan mengekspresikan dirinya.

Bahasa Inggris yang digunakan ini bertujuan agar anak-anak bisa juga berkomunikasi dengan anak-anak dari luar negri dengan bahasa yang sama sehingga mereka lebih percaya diri dan lebih siap menghadapi masa depan. Ya kita tau lah Bahasa Inggris itu memang dipake di mana-mana, di seluruh dunia. jadi tidak ada salahnya mempersiapkan anak kita sejak dini. Namun bagi saya pribadi, saya masih lebih suka pre school dengan pengantar bahasa Indonesia saja, karena memang masa kecilnya dialami di Indonesia :D

Setelah sharing session, kita diajak ke playground untuk ikut kelas bermain bersama si kecil. Konsepnya bernyanyi sambil beraktifitas. Misalnya, gurunya sambil bernyanyi melakukan gerakan-gerakan tertentu yang menarik, para orang tua membimbing anaknya untuk mengikuti. Wah, Mahira seneng banget! Matanya berbinar-binar dan selalu tepuk tangan setiap lagu selesai dinyanyikan. Ohya, saat bermain, anak-anak ditemani oleh maskot dari Gymboree yang namanya Gymbo yaitu boneka badut berwarna-warni yang lucu banget. Jadi pak guru atau bu gurunya memposisikan Gymbo itu sebagai si anak. Jadi orang tua bisa ngikutin instruksi dari pak guru bagaimana mengajak main anak kita. Capek juga ya ternyata hahaha…

Ada lagi yang seru yaitu sesi bubbles. Bu Guru meniupkan gelembung sabun lalu anak-anak pun heboh mengejar dan menepuk balon-balon sambil pecicilan gak jelas. Yang menarik, gelembung sabunnya ini ternyata food grade loh, terbuat dari apple juice yang diimpor langsung dari Amerika dan tentunya aman buat anak-anak.

Selain Play Class, Gymboree juga punya Music Clas, dan Art Class. Setelah ini Mahira masih dapet free trial untuk Music Class! Yay! Tapi pengen coba juga sama Art Classnya, yah siapa tau bakat jadi Arteisss #eh. Pengen tau gimana keriaan Mahira kemarin di Gymboree? Nih aku kasih liat yaa….

gym1

gym2

#LagiSuka pake Vintage Skirt

Aduh, nggak tau kenapa ya akhir-akhir ini lagi suka banget sama rok-rok jadul yang panjangnya di bawah lutut. Iya, daku memang jarang pake yang mini-mini, soalnya yaaa gitu deh. :lol: Mulai suka karena biasanya rok-rok jadul itu jarang yang make, jadi suatu kenikmatan tersendiri kalo make sesuatu yang nggak pasaran ya nggak? Trus, kalo dipake ke kantor masih sopan. Ya kan? Cantik pula *ehem*. Ohya, rok di bawah lutut itu soalnya relatif ‘aman’ buat naek ojek. Soalnya nggak terlalu ‘mengekspos’ juga kan, jadi Insya Allah aman *maksudnya apa sih ini* :lol: Tapi beneran, karena daku ini kadang *sering sih sebenernya* naik angkutan umum, ya kalau milih outfit mesti cari yang aman-aman aja. Nggak pake rok mini atau hotpens gitu. :p

Nyari rok begituan di mana biasanya? Pertama sih, di lemari nyokap. Biasanya nemu tuh beberapa lungsuran nyokap waktu jaman kuliah. Permasalahannya cuma satu. Nyokap dulu kurus banget, jadi kadang suka kesempitan :cry: Tapi tak apa, daku kuat kok tahan napas *boong banget*. Selain itu, ya di mana lagi selain nyari di online shop ahahahaha.. Karena paling irit ongkos dan hemat energi.

Beberapa rok favorit dakuh yang suka tak pake ke kantor bisa diintip di bawah :

vintage1

Picture3vintage2 PS: Berhubung ini ngomongin rok, jadi pokus sama roknya yah *bukan penampakan orangnya*

Kalau kamuh, #lagisuka sama apah? :D

*berencana mbikin postingan #lagisuka edisi lain*

*tapi ya sesempetnya*

14 Hari Cerita #GusiSehat bersama Parodontax

Hari Sabtu tanggal 27 April yang lalu, saya diundang untuk menghadiri Blogger’s Meet Up yang diadakan oleh @ParodontaxID. Senang sekali karena acara seperti ini biasanya kita dapat pengetahuan baru yang nggak sedikit, dan ternyata memang benar loh. Parodontax mengundang kami untuk mendengarkan sharing mengenai betapa pentingnya kesehatan gusi. Satu hal yang mungkin terlewat oleh temen-temen karena biasanya hanya fokus pada kesehatan gigi. Namun ternyata gusi yang sehat itu juga penting banget!

Untitled

parodontaxgel

Tahukan teman-teman, menurut data dari Synovate AsiaBus 2011, 5 dari 10 orang warga Indonesia itu pernah mengalami masalah dengan gusinya? Hmm..gusi berdarah itu salah satu masalah gusi loh. Jadi ternyata banyak juga ya yang bernasib sama seperti saya. Teman-teman yang datang ke acara juga banyak yang mengalami hal tersebut. Kalau ditanya, saat mengetahui kalau gusi saya berdarah apa yang akan dilakukan, saya jawab : cuekin ajah. *payah banget*. Mungkin karena gusi saya berdarah hanya saat sikat gigi, dan jumlahnya tidak banyak, makanya saya cuek bebek kali ya :lol: Tetapi ternyata itu merupakan tanda-tanda kesehatan gusi saya terganggu loh. Waduh. Jadi bagemana inih?

p_1367051468

Contoh Gusi yang Sehat

20130427_154436

Contoh Gusi yang sudah mulai tidak sehat.

Sebelumnya saya mau sedikit share mengenai tanda-tanda gusi yang sehat itu seperti apa. Gusi yang sehat itu (seperti contah gambar di atas) warnanya pink (bukan pink memerah), bantuknya melancip sesuai struktur (tidak bengkak), stabil, tidak sakit, dan tidak berdarah. Fungsi gusi selain untuk estetika ialah untuk proteksi. Bagian steril dari gigi kita itu ada di bagian dalam dan yang membatasinya itu adalah dinding gusi. Jika bentuk/dinding gusi terganggu, maka kuman bisa dengan mudah masuk ke dalam. Karena sesungguhnya mulut kita itu tidak pernah bebas dari kuman, dan tiap orang pasti punya kuman yang sama, yang membedakan adalah aktivitas kuman tersebut di masing-masing orang.  Kalau kuman tersebut aktif menyerang, akibatnya pasti kesehatan gusi dan mulut bisa terganggu. Pada lapisan terluar gigi kita itu adalah tempat di mana kuman bisa hidup, apalagi jika plak pada gigi tidak dibersihkan maka di situlah kuman dapat terus bertambah jumlahnya alias berkoloni. Kalau gusi nggak asik, ngunyah makanan jadi nggak enak kan? Sedangkan makanan yang tidak dikunyah dengan baik akan menyebabkan pencernaan kita bekerja lebih keras dari biasanya. Nah, akibatnya bisa membuat pencernaan kita terganggu. Wah, ternyata kesehatan gigi dan gusi itu merupakan awal dari segalanya ya :roll:

Gimana sih cari tau kalau kita punya masalah dengan kesehatan gusi atau tidak? Ada beberapa tanda-tanda yang bisa dilihat secara visual. Misalnya, berdarah saat sikat gigi, gusi mulai turun, warna gusi merah atau ada yang bengkak, gigi mulai goyang. Nah kalau temen-temen mengalami salah satu dari tanda-tanda tersebut, sebaiknya mulai waspada dan lebih memperhatikan kesehatan gusinya. Soalnya kalau udah parah, efeknya bisa kemana-mana :roll:

Gambar di bawah saya ambil dari website Parodontax sebagai ilustrasi terjadinya masalah gusi:

gusi

Pertama mencoba pasta gigi Parodontax, kesan pertama adalah : Beda! Ya, karena rasanya beda dari pasta gigi yang biasa saya pakai. Rasanya cenderung asin, dan ada sensasi segar setelah menggunakannya. Ternyata Parodontax ini mengandung 70% bahan-bahan khusus yang terdiri dari garam mineral dan ekstrak herbal, karena itulah rasanya menjadi unik. Kalau nggak percaya, boleh dicoba sendiri loh! Sampai saat ini saya sudah memakai Parodontax selama 14 hari, and still going on. Karena terbukti di saya kalau manfaat dari pasta gigi benar-benar terasa. Gusi berdarah sudah jauh berkurang, efek lain dari pasta gigi ini yaitu rasa kesatnya yang tahan lama ;) Pasta gigi ini memang khusus dibuat untuk memberikan perlindungan dan perawatan terhadap masalah gusi. Salah satu contohnya adalah gusi berdarah seperti yang saya alami.

20130514_064119

Suka sama model tutupnya. Gak ribet :D

Lalu, di mana Parodontax bisa didapat? Jangan khawatir, saat ini Parodontax sudah tersedia di supermarket besar seperti Carrefour, Giant, Hypermart, Tip Top, Lotte Mart, dan Hero. Jadi nggak susah kok nyarinya. Ohya, selain bentuk  pasta, Parodontax juga punya jenis yang bentuknya gel. Perlu dicatat, kalau pasta gigi ini tidak cocok untuk anak-anak yang usianya di bawah 12 tahun yah. :D

Untuk informasi seputar kesehatan gusi dan Parodontax, temen-temen bisa follow twitternya di http://twitter.com/ParodontaxID dan join di Facebook Pagenya di http://facebook.com/ParodontaxIndonesia. Ohya, saya dapat info dari teman Dokter Gigi yang praktek di Viva Medika, ternyata ada promo dengan Parodontax ini. Jadi setiap pembelian Pasta Gigi Parodontax 90g minimal 1pc, teman-teman bisa mendapatkan promo discount 30% untuk pengobatan gigi di klinik tersebut dengan membawa struknya. Struknya ini bisa digunakan dengan perjanjian terlebih dahulu, jadi jangan lupa teman-teman reservasi dulu ke Viva Medika via telepon di 0-800-1-678-000 (bebas pulsa) :)

Trade Leaflet Parodontax

Setelah sharing panjang kali lebar tentang kesehatan gusiku, apakah teman-teman punya masalah yang sama? Yuk, lebih peduli dengan kesehatan gusi kita. Mencegah itu selalu lebih baik daripada mengobati bukan? :) Selamat mencoba! ^_^

PS : Kalau pengen tau keseruan acara Blogger’s Meet Up yang lalu, bisa intip foto-foto di bawah. Yang pasti acaranya bermanfaat dan seru banget! Terima kasih Parodontax untuk undangannya ya :)

meetup

Parodontax Blogger Meet Up – Torino Cafe

Sarapan Keliling untuk Pejuang Cilik #Note8Wonders

pentingnyasarapan1

Gambar di ambil dari sini

Ini masih sebuah ide. Membaca tweet mbak Ainun @pasarsapi tadi pagi, mengenai aksi sosial apa yang pernah dilakukan atau belum dilakukan. Saya punya ide sederhana. Memang baru ide sih, namun sepertinya ide ini lumayan lah *lho*

Jadi sekitar sebulan yang lalu, daku pernah hadir di Seminar yang diadakan oleh kantorku, temanya saat itu ‘Sarapan Pagi’. Jadi ternyata sarapan pagi itu ternyata sangat penting. Pentingnya bagaimana, bisa deh di-googling sendiri. Bejibun informasinya. Tanpa dikasih tau sebetulnya kita ngerasa juga ya, gimana rasanya beraktivitas tanpa sarapan pagi. Males dan lemes deh pastinya.

Nah, ada info menarik dari Seminar tersebut, bahwa anak SD di Indonesia itu ternyata lebih dari 50%nya nggak sarapan dengan menu yang sehat dan seimbang gizinya. Ada yang sarapan cuma minum susu, ada yang nggak sempat sarapan sama sekali. Dan ternyata, anak yang sudah sarapan pagi, dapat menyerap pelajaran jauh lebih baik dibandingkan yang tidak sarapan.

Jadi alangkah baiknya jika ada suatu kegiatan Sarapan Pagi gratis yang dibagikan di SD-SD yang sekiranya memang membutuhkan. Menu sarapannya tidak perlu yang rumit, misalnya roti tawar isi telur plus susu kotak , atau makanannya digantikan oleh bubur ayam, atau nasi goreng plus telur. Dan Sarapan gratis ini dilakukan secara berkeliling ke SD-SD yang terpilih. Tujuannya bukan hanya memberi gratisan, tapi juga mengajak orang tua dan Guru agar semakin aware akan pentingnya sarapan pagi untuk anak yang akan belajar di sekolah. Karena sesungguhnya mereka adalah para pejuang cilik yang sedang berjuang menuntut ilmu. Sepertinya menarik, karena jika perut anak kenyang, anak happy, dan belajarpun jadi semangat! Ada yang setuju sama saya?

Postingan ini diikutkan dalam kontes #Note8Wonders yang diadakan oleh @Samsung_ID.

anak-sd-sedang-belajarjpg

Gambar diambil dari sini

Tentang Paspor Online

Setelah sekian lama, akhirnya daku punya paspor. Kenapa nggak bikin dari dulu-dulu, ya karena memang belum diniatin :lol: Pengurusan paspor ini daku urus sendiri, tanpa calo. Beda dengan mamaku yang kondisinya tidak memungkinkan untuk urus sendiri, akhirnya musti menggunakan calo :roll:

Anyway, ceritanya daku ngurus paspor ini lewat jalur online. Berdasarkan tulisan Rere yang super jelas di sini, akhirnya diniatkanlah pengurusan paspor online ini. Urusan upload berkas-berkas mah cincailah hai. Apa saja berkasnya? Akte kelahiran, Kartu Keluarga, KTP, surat nikah, ijazah (kalau ada). Aslinya dibawa juga pada hari H beserta kopiannya 1 bendel. Dengan berbekal keyakinan untuk pengurusan online ini bisa dilakukan dalam dua hari, berangkatlan daku ke Kanim Jakarta Selatan yang ada di Buncit-Mampang. Dua hari ini adalah : hari pertama konfirmasi berkas, bayar, dan foto; hari kedua ambil paspor.

Ah, dasarnya daku kurang cari inpoh, bahwasanya urus online dan manual itu tidaklah ada bedanya untuk pembuatan paspor di Kanim Mampang ini. Alias sama saja. Kenapa demikian? berikut alasannya :

1. Kanim Mampang ini ramenya naudzubillah. Datangnya memang harus jam 6 pagi untuk mengambil nomor antrian yang per harinya dibatasi. Jam 07.30 itu biasanya udah abis. Untuk nomor antrian paspor online 50 nomor, manual 200 atau 250 nomor *daku lupa*, dan pembayaran 250 nomor. Fyi, loket baru dibuka pukul 08.00 dan tutup pukul 16.00.

2. Nah, abis ngantri di pengurusan online, ya kagak bisa langsung bayar. Kenapa? Hawong nomor antrian pembayaran udah abis di saat kita baru ngambil nomor antrian online. Bah. Jadinya ya musti kembali besoknya untuk ngantri dari pagi lagi, untuk ngambil nomor antrian pembayaran. Berarti ini hitungannya udah dua hari ya. Ditambah 1 hari lagi untuk ngambil paspor.

3. Karena nomor antrian online cuma 50, padahal masih banyak pendaftar online yang nggak kebagian nomer, disuruhlah sama si petugas pengambilan nomor “ganti ke daftar manual saja mbak, mas”..Krik..krik.. Lha kan, sama aja tho.

Kondisi di atas belum tentu terjadi di semua Kanim lho ya. Teman saya pun ada yang sukses jaya daftar online dengan waktu dua hari saja. Hari pertama bisa ke loket pendaftaran online, trus loket pembayaran, langsung hari itu difoto dan wawancara. Top dah. Ini kejadian di Kanim Tangerang ceritanya.

Kalau ngambil nomor antrian harus datang super pagi, bagaimana dengan pengambilan paspor? Sami mawon. Kalau bisa ya pagi juga, karena semakin siang, tumpukan kuitansi pengambilan paspor semakin menggunung. Anda bisa lumutan karena terlalu lama menunggu namanya dipanggil. Layanan pengambilan paspor dimulai dari pukul 08.00 s/d 15.00. Lewat dari itu katanya sih nggak dilayani.

Saran saya :

1. Kalau bisa cari Kanim yang nggak terlalu ramai.
2. Datang awal selalu lebih baik, jangan lupa bawa pulpen warna hitam. Yah, daripada beli/minjem?
3. Bawa cemilan, buku, atau apapun yang bisa dimanfaatkan sembari menunggu.

Hokeh, segitu dulu sharing urusan paspor online ini. Selamat membuat paspor bagi yang belum punya ;)

My Favourite Type of Online Shop

istockphoto_12040453-little-happy-girl-chatting-online-in-internet-with-computer-cartoon

Catatan : Online Shop yang kumaksud di sini adalah toko yang jualannya lewat internet. Bisa yang udah punya webstore sendiri, jualan di twitter, facebook, dan yang paling heitz sekarang yaitu jualan lewat instagram. Definisi ini menurutku sendiri loh ya, jika ada definisi lainnya boleh-boleh aja.

Sesungguhnyalah perempuan itu nggak bisa jauh-jauh dari yang namanya belanja. Karena hidup ini nggak bisa lepas dari urusan beli-beli. *halah* Kalau dulu yang namanya beli-beli harus pergi keluar rumah untuk pergi ke tokonya, saat ini hampir semua bisa dibeli sambil tiduran. Alias beli lewat internet. Bahkan, kalau daku nggak tau harus beli di mana suatu barang, yang pertama dilakukan adalah browsing dulu di internet. Rasanya udah semakin banyak orang yang melakukan hal ini yah. Jadi bahasan ini mungkin rada basi :lol: *biarin*

Anyway, daku cuma pengen share tipe-tipe online shop favorit daku. Jadi daku suka online shop yang :

1. Punya webstore sendiri dengan tampilan dan sistem yang memudahkan.
Tampilan webstorenya harus clean, nggak terlalu banyak gambar-gambar yang nggak perlu. Yang paling penting nggak susah dibukanya dan gampang sistem pembeliannya. Tinggal klik-klik beberapa kali (plus isi form pembelian), langsung dapet email confirmasi (kadang ada juga yang lewat sms), beres.

2. Bisa dihubungi via SMS/Whatsapp/Line, lebih bagus lagi responnya cepet.
Entah kenapa daku seneng online shop yang bisa dihubungi via japri gini. Terlebih nanya stok barang atau hal-hal lain terkait barang yang dijual. Kadang kan kalo kita nanya lewat email (misalnya untuk webstore) suka lama dibalesnya. Jadi lebih enak lewat SMS/WhatsApp/Line :lol:

3. Gambar yang dijual itu foto penampakan asli barangnya.
Yah, what you see is what you got. Lebih puaslah kalo udah liat penampakan asli barangnya dulu ya.

4. Bisa book/keep minimal 2 x 24 jam.
Ya kan kita kadang suka pas sibuk, atau misalnya hari itu kelupaan mau bayar. Tapi kalo book 2×24 jam masih lumayan lah ada jeda waktu agak lama. Paling gak suka kalo book itu 1×24 jam :|

5. Memberikan dimensi ukuran barang dengan jelas
Berlaku untuk baju, sepatu, tas misalnya. Jadi kita bisa ngebayangin ukurannya, ya paling tidak mendekatilah. Ini untuk meminimalisir kekecewaan akibat barang nggak cukup/nggak sesuai ukuran kita.

Kalau temen-temen gimana? boleh lho dishare kesukaannya seperti apa ^_^

Sekian, dan terima endorsement untuk online shop :lol: :lol:

Sepatu Baru Mahira

Anak kecil itu memang cepet banget tumbuh besarnya ya. Rasanya baru kemaren beli baju baru kok tau-tau udah berasa kekecilan lagi. Emaknya mesti sering cek stok baju-baju hadiah Eyang atau Mbahnya yang dulunya masih kegedean, lalu menjerit bahagia kalau ternyata baju tersebut ternyata udah cukup! Asiik!
Nggak cuma baju ya, alas kaki juga begitu. Sepatu baby yang baru dibeli atau dikasih kok beberapa bulan musti ganti. Hahaha..kalo sepatu nggak terlalu banyak stok hadiah sih.. Emaknya musti siap-siap beli sepatu baru, kasian kan kalo dipakenya udah kekecilan.

Anyway, secara sini udah getol banget yang namanya onlen shopping, rasanya sekarang sebelum beli barang-barang kebutuhan Mahira kudu browsing sana sini dulu, banding-bandingin harga. Tapi kalo sepatu buat anak, daku jarang banget beli onlen, kayanya suka nggak pede gitu kalo nggak dicobain langsung sama anaknya. Tapi yang namanya hasrat online shopping itu udah rada mendarah daging gitu, pas nemu toko toezonefootwear.com ini, rasanya jadi penasaran. Di sini tersedia sepatu merk OshKosh B’Gosh Footwear yang punya sistem pengepasan sepatu yang ramah lingkungan (Toezone Ecofriendly). Jadi dibilang Ecofriendly soalnya bahan pembuat sepatu ini adalah 100% bahan yang dapat diperbarui alias ramah lingkungan, keren ya :)

Tapi bukan cuma itu yang menarik, satu hal yang memudahkan kita para Emak-emak doyan online shopping ini, sistem pengepasan sepatunya di sini pake metode Toe Zone, yaitu cara pengepasan sepatu pada bagian luar sepatu (out sole). Jadi si anak nggak terlalu perlu nyobain sepatunya dulu. Kan ada tuh yang belom-belom rewel atau udah ngibrit ke sana kemari nggak mau nyobain sepatu. Mahira suka kayak gitu! Apalagi kalo pas moody.. Susah bener mau dibeliin sepatu doang -__-

IMG_20130325_071110

Bagian yang warna hijau = Toe Zone
Bagian yang warna merah = untuk meletakkan tumit

Caranya gampang banget, kita bisa print and fit, yaitu ngukur panjang kaki anak di kertas yang udah siap untuk diprint setelah kita pilih size sepatunya. Nah, cara membacanya, tumit si anak diletakkan di bagian yang udah ditentuin, terus lihat ujung jari yang paling panjangnya ada di daerah mana. Kalo berada di daerah “Toe Zone” (yang warnanya hijau) berarti udah pas! kalau kelebihan berarti kekecilan, dan sebaliknya jika nggak nyampe area itu artinya masih kekecilan.

By the way, Mahira sekarang pake OshKosh B’Gosh pake ukuran 6 US (23 EUR). Om, Tante, ada yang mau beliin lagi ndaak? Biar koleksi sepatu Mahira bisa sebanyak koleksi Emaknya :lol: Model-modelnya di sini lucu-lucu bangeeet! Dan yang pasti Mahira nggak ‘komplen’ pas makenya, artinya bagi dia nyaman lah ya. Ntar kalo sepatunya udah kekecilan mau nyari di situ lagi ah :lol:

PicsArt_1364170056084