Curhat Episode Entah Berapa

Daku ini semacam emak-emak bekerja yang sedang galau. Bosen banget denger kata-kata galau sebetulnya sih. Tapi ya emang bener rasanya gitu e. Ada apa tho sebenernya? Jadi begini, klise banget sih, tempatku bekerja itu sebentar lagk mau punya pabrik sendiri. Wah yo bagus tho? Ya memang, tapi jadinya gak bagus di aku kalau nanti tempatku kerja ikut pindah ke pabrik. Emang pabriknya di mana sih? Di Karawang sodara-sodara. Sedangkan office di deket mampang. Daku yang berkutat di dapur urusan ngutak-ngatik produk sudah dipastikan ngikut pindahlah ke pabrik baru. Hadeuuuh..Karawang-Ciputat itu…..speechless daku..*sigh*

Pabrik yang sekarang itu di daerah bekasi-cibitung, yah masih lumayan karena gak tiap hari ke sana. Lha ini kalo tiap hari PP Karawang-Ciputat remuk juga ya badan kayanya. Pilihannya ya sekarang musti hunting tempat kerja yang baru, mohon doanya ya supaya rejekinya gak jauh-jauh..hiks..

Sempat terfikir, apa daku jadi ibu rumah tangga aja, ngurus Mahira. Kadang terbersit juga rasa bersalah karena merasa gak ‘nungguin’ anak. Tapi bekerjapun merupakan pilihan terbaik yang harus diambil untuk saat ini. Kalo mikir kebutuhan RT dan anak yang gak kelar-kelar, ya masak daku gak kerja cari uang yak… *merenung*

Ah…semua rejeki memang sudah diatur pada saatnya. Kewajiban kita itu ikhtiar, selebihnya pasrahkan dan tawakal pada Yang Maha Pengasih :)

About these ads

2 thoughts on “Curhat Episode Entah Berapa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s